Dalam hidup, ada waktunya kita berada di atas atau dibawah. Ada waktunya ketika kita ingin semuanya menjadi serba baik, dan itu justru tidak terjadi.
Hal ini juga berlaku di dalam bisnis forex. Kemenangan dan kekalahan akan selalu kita alami di dalam forex trading, namun ada banyak trader, khususnya trader-trader pemula, yang tidak bisa menerima kekalahan dalam bertrading. Hanya kemenanganlah yang mereka terus pikirkan. Cara berpikir ini tidak akan menolong sama sekali, dan bahkan akan menghancurkan diri kita dalam bisnis forex.
Kenyataannya adalah, kekalahan dalam bertrading itu sudah menjadi bagian di dalam bisnis forex, yang tidak bisa dihindari. Jika anda tidak siap untuk kalah, mustahil bagi anda untuk bertahan dalam bisnis forex.
Jika anda sulit untuk mengerti ide “siap mengalami kekalahan”, ini ada satu teknik yang bisa anda praktekkan untuk menolong anda mengatasi ketakutan ketika kalah dalam bertrading: berpikirlah bahwa anda sedang kehilangan teman dekat yang selalu ada disitu bersama dengan anda.
Teman dekat adalah seseorang yang akan mengatakan kebenaran yang sesungguhnya. Teman dekat mungkin saja mengkritik anda atau mengatakan secara langsung kesalahan anda, tapi akhirnya anda mengerti apa yang teman anda maksudkan itu baik dan benar-benar untuk kebaikan anda sendiri.
Begitu juga sama dengan halnya diatas, anda harus mendengarkan dan menerima kekalahan ketika anda sedang bertrading, supaya anda dapat belajar dan memperbaiki performa anda dalam bertrading.
Trader yang baik tahu jika dia kalah bertrading walau 100 kalipun dalam satu bulan, dia akan sadar bahwa dia dapat belajar dari kekalahan-kekalahan tersebut.
Mereka mengerti bahwa kekalahan merupakan bagian dari bisnis forex.
Jadi belajarlah untuk menerima kekalahan sebagai teman dekat anda dan tersenyumlah ketika anda sedang kalah dalam bertrading. Setiap kekalahan adalah suatu kesempatan untuk anda belajar dan perbaikan untuk menjadi seorang trader yang profit dalam jangka waktu yang panjang.
Sumber: Babypips.com